Koni Trenggalek, Pengurus Provinsi Jawa Timur secara resmi menetapkan A. Suparno sebagai Ketua Umum Muaythai Trenggalek untuk periode 2026-2030. Penetapan tersebut berdasarkan SK 28/MIJTM/SK /IV/2026.

Usai dilantik menjadi Ketua Umum Muaythai Trenggalek, Adit sapaan dia mengatakan, cabang olah raga (Cabor) Muaythai tergolong baru di Trenggalek. Sehingga sarana dan prasarana masih belum ada. Termasuk indetifikasi para atlet.

“Mungkin sarana tempat latihan untuk sementara bertempat di rumah Pak Imam Nurhadi. Sedangkan yang lain masih dalam proses,” ucapnya.

Meskipun demikian, Adit cukup optimis akan perkembangan Muaythai di Trenggalek. Karena ada beberapa atlet yang punya keinginan untuk bergabung.

“Tentu sinyal positif untuk perkembangan kedepan,” ungkapnya.

Ia menyebut, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan pengurus KONI untuk membahas masa depan Cabor Muaythai yang baru pertama kali kepengurusannya terbentuk.

“Mungkin kita belum bisa tampil di Pekan Olah Raga (Porprov) 2027 mendatang. Ya hanya sebatas eksebisi saja,” tandasnya.

Ia berharap agar KONI bisa memberi perhatian terkait anggaran yang dibutuhkan, walaupun belum pernah tampil di Porprov. “Semua kan butuh proses. Yang jelas sudah ada gambaran untuk identifikasi atlet,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat Trenggalek bisa menyadari jika Muaythai adalah Cabor baru. Tentu prestasinya butuh proses. “Semoga saja kedepan prospeknya bisa menjadi harapan masyarakat Trenggalek. Termasuk bisa menjadi penyumbang medali di Porprov selanjutnya,” pungkas dia.

Seperti diketahui Muaythai adalah olah raga tradisional dari Thailand, yang dikenal dengan Seni Delapan Tungkai (Art of Eight Limbs) dengan memggunakan kombinasi pukulan, tendangan, siku, dan lutut (konitrenggalek/ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *